30.Filosofi Cinta

1569 Words

Pagi menjelma, Hani lupa akan janjinya pada Winston tadi malam. Wanita itu malah membuang pandangannya keluar jendela dengan tatapan kosong usai saja sarapan pagi. “Mummy, kenapa melamun?” Aslan menyentuh lembut lengan mummynya sontak membuat lamunan Hani ambyar Hani menatap wajah putranya kemudian menggeleng pelan sambil melemparkan senyuman “Mummy gapapa kok. Oh iya! Kamu udah selesai sarapannya?” tanya Hani pada putranya Aslan mengangguk cepat “Done mum!” jawabnya kemudian mengangkat jempolnya. “Oh ya mum! Hari ini mummy tidak punya rencana mau kemana gitu?” Tanya Aslan yang mulai mengambil tempat duduk disamping mummynya. Anak kecil itu menatap lekat pada wajah mummynya. Tanpa berpikir panjang Hani menggeleng “Gak punya rencana apa pun. Emang kamu punya rencana?” Hani balik ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD