Sandra menghentikan lamunannya ketika mendengar suara langkah kaki yang terasa berat dan ketika dia mendongak tatapan matanya bertemu dengan sosok pria yang entah kenapa bisa membuatnya merasakan lagi rasa kangen setelah sekian lama. Abram Arkana. Pria itu menggunakan setelan jas warna biru tua tanpa dasi karena Sandra yang tadi sempat melakukan scaning pada Abram, melihat kalu tangan kanan pria itu menenteng dasi berwarna biru tua tapi tone warnanya agak lebih muda dengan motif garid diagonal warna putih. Wajah Abram juga terlihat pucat dengan mata yang berkali-kali melirik ke arah lain seolah tidak ingin bertatapan dengan Sandra. Atau berhadapan dengan Sandra. Dan benar, Abram tiba-tiba berdehem lalu masuk ke dalam ruangannya meninggalkan Sandra yang matanya masih mengikuti l

