Sandra masih berada di pangkuan Abram menikmati kedekatan mereka yang kemarin terjeda karena bertengkar. Mereka lupa kalau mereka berada di kantor dan pada jam kerja juga. 4 orang anak buah Abram yang lain bekerja dengan rajin walau masih terkadang melirik pada pintu ruangan Abram karena penasaran sekali dengan apa yang sedang manajer mereka lakukan bersama Sandra sampai hampir waktu makan siang masih belum juga kelihatan batang hidungnya. Mereka niat untuk sama-sama makan gaji buta, ya? ”Selamat siang, pak.” Urdha yang posisi kubikelnya berhadapan dengan pintu melihat seorang datang masuk ke dalam ruang divisi mereka. Dia adalah Deddy Baskoro, general manager hotel Arilton. Pria dengan perut yang maju beberapa senti meter itu kini berdiri di tengah ruangan dengan staf HRD yang berdiri

