Minta lagi

1499 Words

Sandra mendorong wajah Abram yang terus saja menempel di ceruk lehernya. Pria itu bertah sekali disana padahal kenapanas setelah pergulatan mereka di atas ranjang tadi meski itu cuma ciuman yang memang panas.    ”Pak, udah sih jangan nempel kaya perangko gini.” Sandra mengeluh sambil melepaskan tangan Abram juga dari pinggangnya tapi pria itu malah mengeratkan tangannya membuat Sandra tidak memiliki pilihan lain yaitu mecubit sekeras-kerasnya tangan Abram.   ”ARGHH!” Abram menjerit kesakitan. Dia langsung melepaskan tangannya dari pinggang Sandra secara otomatis.   Kini Sandra sudah terbebas walaupun gendang telinganya tadi mungkin bisa pecah karena Abram berteriak di dekat telinganya. Dia cepat-cepat berdiri menjauh dari ranjang. Mengambil karet rambut di atas nakas dan menggulung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD