Kita Akhiri Saja

1053 Words

Mobil putih itu terparkir di pekarangan rumah bergaya eropa. Tak biasanya Altair tidak langsung turun dari mobilnya. Dia diam sesaat, menyandarkan kepalanya pada setir mobil. Lelah, ingin beristirahat sebentar di sini. Namun suara deru mobil yang baru masuk ke pekarangan rumahnya juga, membuatnya mengalihkan pandangan. Kedua orangtuanya baru pulang selarut ini. Bundanya yang sepertinya menyadari keberadaannya, mengetuk pintu mobilnya, memberikan isyarat agar anak semata wayangnya turun dari mobil. Altair yang paham mengangguk pelan, dan segera turun dari mobilnya. "Baru pulang, nak?" tanya Serim –ibu Altair- pada anak tunggalnya. Altair mengangguk. "Pergi dengan Vega lagi?" Hans –ayah Altair- merangkul anaknya. "Iya. Baru saja aku antar pulang." "Kekasih mu memangnya tidak marah ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD