Yoel uring-uringan dan mengamuk pada sang mama. Setelah penolakan yang dialaminya dari Emilio, membuat harga dirinya jatuh dan merasa kalah. Padahal selama ini dalam setiap hal yang dilakukan selalu menjadi nomor satu. Namun, satu-satunya saingan yang menghancurkannya adalah Kiara. “Kenapa dia dan dia lagi, Mama. Bukannya Mama bilang kalau aku dekati Pak Emilio, segalanya akan baik-baik saja. Asalkan aku bisa mendapatkan hatinya, maka hidup kita akan lebih mudah. Semua orang mengatakan itu, Mama, Jimmy, dan juga teman-temanku. Kalian menyuruhku mengalahkan Kiara. Bagaimana caranya, Mamaa? Kiara selalu ada di depanku dan menghadang langkahkuu!” Teriakan Yoel dari dalam kamar bahkan terdengar sampai di ruang tengah. Limantara yang sedang mengobrol dengan anak laki-lakinya dibuat terkejut o

