BAB 73

1871 Words

Semua orang berkumpul di rumah sakit, termasuk Naura yang ditelepon oleh Kiara. Winda dan dua anaknya juga di sini. Yoel dan Yovel menangis sedangkan Winda terdiam dengan wajah memucat. Mereka berkumpul di ruang tunggu dengan hati gelisah dan tubuh gemetar. Tidak ada yang bicara, semua orang terlalu takut untuk bersuara. Kiara duduk bersandar pada bahu sang mama. Menatap lantai dingin dengan para petugas medis berlalu lalang. Ia menangkap pandangan Winda yang seolah ingin bicara dengannya tapi memilih untuk memalingkan wajah. Tidak sudi dicaci-maki sekarang ini karena Winda pasti ingin melemparkan kesalahan padanya. Kiara berusaha mencari sosok Puji tapi tidak menemukannya. Berharap kalau laki-laki pengecut itu tidak melarikan diri dan meninggalkan masalah pada mereka. Ruang medis membuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD