Tepat di tempat lain terlihat ruangan yang sangat temaram tubuh Egan terikat dengan keadaan tubuh yang telanjang. Kedua tangannya terikat terpisah dengan kaki yang menggantung bebas. Bola matanya sangat berat untuk terbuka, rasanya ada jutaan beton yang menindihnya. Cho Egan perlahan mencium aroma di sekitarnya yang berbau besi, dalam keadaan tangannya tyang terikat ia berusaha untuk menggerakan tubuh, nyatanya ia tidak cukup kuat untuk bisa menggerakan tubuhnya. Laki-laki naga tersebut mencoba menarik napas dan rasanya sangat berat, tapi ia bverusaha sebisa mungkin untuk bisa menyadarkan diri, hingga kelopak matanya berhasil terbuka seutuhnya. ia bisa melihat bagaimana tempatnya saat ini yang terlihat gelap dan dipenuhi oleh lentera di kanan-kirinya. Selain itu ia bisa melihat beberapa m

