“Assassin itu melepaskan temanmu begitu saja?” Kanya menatap Justin tidak percaya. Informasi yang diberikan oleh Justin menurutnya sudah cukup untuk dirinya tahu apa yang sedang terjadi di Coldi. Pasukan Shuru ternyata membuat bala tentara menggunakan mayat atau manusia buatan. Sungguh hal yang tidak pernah ia duga sebelumnya, tapi Justin berkata bahwa pasukan tersebut berhasil dihancurkan oleh para pengembara. “Iya, kurasa mereka orang-orang yang baik. Jika tidak buat apa Ratu memanggil mereka.” Justin menyelipkan anak rambut Kanya yang terlepas. Ia begitu terpesona dengan Putri kerajaan es di hadapannya. Hingga sekelebat takdir akan dirinya yang hanya rakyat tanpa gelar bangsawan melintas, terkadang Justin pun tidak percaya diri akan hal tersebut. Namun ia segera menggeleng untuk menyad

