bab 5

278 Words
hari menjelang siang mereka pun bersiap untuk pulang ke jakarta setelah tiga hari di puncak,, ,,loe kenapa njel,, tanya Desy - Angel yg dari tadi murung mukanya tak menghiraukan perkataan Desy,, * iya si Angel kenapa yah, dari kemarin dia muka nya murung terus gak seperti kemarin ceria, Lidia menimpli omongan Desy, Mutia yang mendengar hanya mengangkat bahunya, Dony yang sedari tadi mendengar mereka bicara kini ikut berbicara, sudah semua kan, hayu lah kita siap-siap untuk kembali lagi, jangan ada yang tertinggal, setelah beberapa saat baru lah mereka bersiap untuk meninggalkan puncak dan kembali ke kota jakarta, *_* # # setiba nya di jakarta, Angel langsung masuk kekamar, yah karena memang di rumah tidak ada orang, "yeyeehhh tata Angel uda ulang, Raja menyambut nya seorang diri,, Angel hanya menengok sebentar lalu dia berjalan kembali menaiki tangga menuju kamar nya,. kalau gw tau akan terjadi seperti ini, lebih baik gw gak ikut, *Angel mentap langit-langit di dalam kamar nya,* hingga iya terlelap kedalam mimpinya,, sayup-sayup terdengar suara sang mama memanggil namanya,, Angel ..... bangun .... bentr lagi magrib ... memang nya loe kaga lapar apa seharian di dalam kamar,, iya mah bentar lagi, *_* ^ # # baru balik loe Don,, sapa sang mama nya Doni, dan hanya di angguki oleh Dony, kapan balik nya kok mama gak lihat, "tadi mah sekitar jm 1" trs itu loe mau kemana lagi. udah rapi aje loe, tanya snag mama kembali, mau ke bascame mah , kerjanya hanya berkumpul di bascame aje tanpa melakukan hal yang lebih baik lagi, udah lah mah, yang penting Dony gak bikin ulah, "haeedehhh" anak kalau di kasih tau smaa orang tau selalu ada aja jawab nya,,
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD