hari demi hari berlalu,
bulan berganti bulan telah terlewatkan,
tak terasa Canih sudah memasuki di bangku sekolah kejuruan,,
setelah lulus smp dia melanjutkan ke smk negri dengan jurusan sekretaris,,
memang canih itu orang y suka bergaul kesana- kesini jd pergaulan dia bebas,, sampai dia terjerumus ke obat-obatan terlarang,,
memang sih dia bisa menjaga kesucian dia meskipun vanyak teman lelaki yang suka pada dia,,
akan tetapi dia masih bisa menjaga diri,
entah mengapa dia suka sama lelaki yang bekerja di bengkel motor yang berada di dekat rumah nya ,,
tanpa malu dia menghampiri seorang lelaki, lalu dia bertanya,,
maaf bang, lo kerja di sini yah,
iya, memang nya kenapa,
jawab sang lelaki tersebut '
boleh kenalan gak,,
" eheem "
siapa nama loe bang,
nama gw Dedi*- sembari mengulurkan tangan nya,,
dan di sambut hangat oleh si Canih,
hey, nama loe siapa?
ehh iya bang, nama gw Canih,
oo - oke,
tanpa mereka sadari ada sepasang mata memandang pertemuan mereka berdua,
dia adalah tetangga kampung si Dedi bernama Lana...
ternyata si Lana itu,,
memang dr pertama kerja di bengkel motor sering melihat si Canih tiap kali dia berangkat kesekolah,,
gak sampai di situ aja si lana pun sering melihat si Canih kerapkali pulang sekolah larut malam,
ingin sekali dia bertanya,,
tetapi dia takut,
bukan takut karena apa,,
dia takut gak di respon sama si Canih,
lagipula bukan urusan dia pula untuk menegur anak gadis orang,,