Eps 3

1576 Words

“Zahra.. sayang?” panggil Bram mengetuk pintu kamar Zahra “Ya pa” jawab Zahra dengan suara serak “Buka dong pintunya, papa mau masuk” ucap Bram pada Zahra “Nanti ya pa, Zahra mukanya masih jelek” balas Zahra masih malu dengan matanya yang bengkak “Anak papa kan cantik, nggak mungkin keliatan jelek” rayu Bram “Pah, Zahra cuma pengen sendiri dulu” balas Zahra “Tapi kamu kenapa sayang siapa yang bikin kamu nangis?” tanya Bram masih diluar pintu “Bukan siapa siapa kok pa” jawab Zahra “Papa gak suka kamu main rahasia-rahasia gini, kamu bukan anak kecil lagi lo sayang, papa buka ya pintunya” ucap Bram membuka pintu kamar Zahra yang ternyata tak terkunci “Astagfirullah Zahraaa, kenapa gak bilang kalau pintunya gak dikunci??” tanya Bram dengan muka kesal terhadap putrinya “Zahra masih s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD