Pertemuan Pertama

1328 Words

Hari itu, Bima menjemput Inaya di sekolah. Hanya Inaya sendiri, Khanza sedang tidak sekolah karena sedang demam tinggi. Saat tengah mengemudi, tiba-tiba Bima terpaksa menghentikan mobilnya saat Inaya menunjuk ke arah depan. “Pa, itu teman Naya!” teriak Inaya pada papanya. Bima melihat ke jalanan di depan sana, terlihat seorang perempuan tengah berdiri di pinggir jalan dengan bagian depan mobil yang terbuka. Perempuan itu mendekat pada kap mobil dan memeriksa apa yang salah, tapi ia tetap terlihat bingung. Bima menepi tepat di dekat mobil itu. Sepertinya mobil salah satu orangtua dari teman anaknya itu sedang mogok. “Iya, Pa. Itu Enzy, teman sekelas Naya.” Inaya memberitahu. Saat itu ia belum terlalu dekat dengan Enzy, hanya teman sekelasnya, belum duduk satu meja dengan dengan Enzy. M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD