Angga pikir berkelahi dengan Bara akan membuat mama datang padanya. Saat melihat Bara terus menatapnya dengan Dinda, Angga merasa ingin melakukan sesuatu agar orangtuanya dipanggil. Namun, ia tersulut emosi hingga hampir membuatnya hilang kendali. "Saya pengen kedua orangtua saya dipanggil, Pak! Saya mau mama dan papa ke sini," pinta Angga pada kepala sekolah. Ia terlihat putus asa untuk membuat mamanya kembali ke rumah. Ariyanto, sang kepala sekolah menatap Angga seraya menggeleng, ia bisa membaca lewat gerak tubuhnya bahwa Angga ingin mengembalikan hubungan kedua orangtuanya. Ia ingin keduanya hadir di sini. Namun, cara yang ia lakukan sangat tidak dibenarkan. "Kamu ingin dua orangtuamu di sini dan melihat kamu babak belur seperti ini? Bayangkan dulu bagaimana perasaannya, akan senan

