"Pake hapeku aja, Om!" Sam menawarkan ponselnya pada Bima. Beberapa kali Bima menelepon Nindita, tapi tak diangkat. Syukurnya Ellia bersedia memberikan darah untuk Angga, yang membuat Bima tak lagi berusaha untuk menghubungi Nindita. Saat itu Sam sudah pulang ke rumah setelah operasi Angga selesai. Ia masuk ke kamar dan membuka seragam sekolahnya yang ikut terkena darah dan keringat. Baru saja Sam ingin melangkah ke kamar mandi saat ponselnya berdering. Sam kembali melihat ponsel yang ia letakkan sembarang di atas kasur. Ia segara mengangkatnya saat melihat Nindita yang menelepon. "Sam," panggil Nindita saat lelaki itu menjawab panggilannya. "Iya, Tante." "Kenapa ya tadi telpon tante. Maaf baru pegang hape." Nindita bertanya, karena panggilan dari Sam lebih dari satu kali. Itu artiny

