Dua Puluh Satu

900 Words

Author POV "Sis, udah siap belum?" Tanya Sinta. "Bentar lagi." Jawab Siska yang tinggal memakai sepatunya. Sinta menjemput Siska di apartemennya untuk berangkat ke cafe. Setelah Siska siap, merekapun langsung berangkat menuju cafe yang sudah di rencanakan. Karena pesta ulang tahun akan segera dimulai. Pesta dimulai sekitar jam 8 malam. Kini Siska dan Sinta telah sampai di cafe tempat acara di langsung kan. Saat masuk ke cafe semua mata memandang kearah Siska, namun ada sepasang mata yang terus menatap lekat tanpa berkedip ke arah Siska. Karena terpesona oleh penampilan Siska kali ini. Siapa lagi kalau bukan Devan sang pujaan hati. Siska berjalan ke arah Devan dan ikut berkumpul dengan keluarga Devan yang telah hadir duluan. "Tante cantik banget, maukah tante jadi pacal nya malcel." U

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD