Author POV Malam ini Siska dan Clara berada di sebuah cafe. Clara tadi pagi mengirim pesan kepada Siska. Clara bilang ingin bicara dan menjelaskan semuanya pada Siska kejadian yang sebenarnya. Awalnya Siska ragu-ragu untuk menerima ajakan Clara. Siska masih terlalu sakit kalau melihat wajah Clara. Namun pada akhirnya Siska tetap menyetujuinya. Semuanya tanpa sepengetahuan Devan dan sahabatnya Sinta. Jika Sinta mengetahuinya, dia pasti akan ikut dan marah-marah kepada Clara, bahkan bisa jadi lebih parah dari marah-marah. “Sebelumnya terima kasih banyak Siska, kamu mau masih menemuiku.” “Iya.” “Langsung saja ya.” Ucap Clara langsung menggenggam tangan Siska. “Pertama-tama aku ingin minta maaf yang sebesar-besarnya karena telah mebuat kamu sakit hati dengan mengirim foto itu ke kamu. Ap

