Author POV Tok tok tok…. Tok tok tok…. Devan telah berada di depan rumah Clara. Devan menggedor rumah Clara dengan keras. Dia sudah tidak peduli jika di lihat orang-orang disekitar situ. Saat ini Devan sudah benar-benar seperti ingin menghajar orang. Emosinya meluap-luap, wajahnya memerah. Seperti orang kesetanan. “Iya sebentar. Siapa sih yang gedor-gedor kenceng banget. Nggak punya sopan.” Ceklek “Devan!!” Devan langsung masuk kedalam dan menarik lengan Clara dengan kencang. Seperti Clara juga terlihat kesakitan. “Lepasin Dev, sakit tangan aku.” Namun Devan tidak memperdulikannya. Devan terus menariknya ke ruangan dalam rumah yang sekiranya kalau berteriak-teriak tidak terdengar dari luar. Sampai akhirnya mereka sampai di dapur. Karena memang dapur berada di ruangan paling belak

