Tiga Puluh Empat

1433 Words

Author POV Hari ini hari terakhir Devan dan Siska bekerja, sebelum mereka mengambil cuti ini pernikahan mereka. Namun seperti yang kalian tahu saat ini Devan dan Siska tidak dalam keadaan yang baik-baik saja. Bahakan Devan Sendiri juga belum tahu, apakah pernikahan ini akan tetap terjadi seperti yang telah direncakan sebelumnya. “Tega banget ya lo.” “Lha gue harus gimana lagi? Gue sendiri sebenarnya juga nggak tega.” “Gue malah kasihan sama Pak Devan.” Siska menceritakan kejadian dimana Pak Devan menangis kemarin. Hari ini di kantor pun Siska juga sama sekali tidak bicara sama Devan. Saat ini hati Devan penuh dengan ke khawatiran dan was-was. Karena malam ini adalah penentuan tentang nasib pernikahannya dengan Siska. Devan sedang menunggu kabar dari Siska. Mereka ingin bertemu di sua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD