BAB 19

1036 Words

Dok..dok dok.... “ARSEN!!! ARSENNNN!!!!” Brakk... Dok.... dok...dok... “ARSENNNN!!!!” Arsen membuka matanya kesal karena suara ketukaan pintu, telfon dan teriakan dari luar kamarnya. Ia melihat jam di hpnya. Lalu meremasnya keras. “ARSEN!!” Arsen baru tidur 2 jam yang lalu. Ia lalu bangun duduk. Ia menatap ke samping kanannya. Nadine yang tertidur kini membuka matanya. “Mas.. Ada syuting ya?” tanya Nadine pelan. “Kamu tidur aja lagi. Masih pagi.” kata Arsen yang kini mencium kening Nadine. Nadine menganguk. Arsen membelai rambut Nadine sayang sebelum bangun membuka pintu. Arsen menutup pintunya pelan dari luar. “Baru mau gue dobrak kamar lo kalo 2 menit lagi nggak keluar.” kata Ben kesal. “Cuti ya Kak hari ini.” pinta Arsen. Ben yang semula akan marah kini ia langsung t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD