64 | That's Over

1606 Words

Dari atas ke bawah Seruni menatap sosok pria yang setapak demi setapak mendekat. Walau pintu ruangannya dikunci Jagat, Seruni tidak takut, tak gentar, dan ... biasa saja. Justru Seruni menekan tombol telepon di meja dan memberi info kepada yang di luar bahwa, "Tidak apa-apa, kami hanya mengobrol." Supaya tidak gempar. Jagat menatap istrinya. Seruni mengenakan dress panjang sepaket dengan blazer-nya, corak yang sama. Tampak begitu cantik ditambah bagian perutnya yang membuncit. Jagat rasa berat badan Seruni bertambah dari terakhir kali bertemu, terlihat semakin padat berisi. Area dadaa juga tampak membesar. Wanita itu menyilakan Jagat duduk di sofa sembari melenggang ke sana. Jagat memperhatikan tubuh Seruni dengan cukup intens. Tengkuknya, anak-anak rambutnya, sampai area leher dan tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD