36 | Jelas dan Nyata

1009 Words

"Masih rahasia," ucap Jagat, menjawab Mami Dikara. Dia juga mengulas senyumnya ke arah Seruni. Di sini Seruni senyum juga sambil terus potong kue. Kamuflase belaka. "Nah, potongan pertama mau dikasih ke siapa, Uni?" tutur Mami Cala. Seruni lalu menatap papi, beliau menunjukkan ekspresi seolah bilang: Masa Papi? Sontak terkekeh pelan dan alih ke Jagat. "Tentu buat Mas Jagat, Mi." Langsung dicie-ciekan, tepat di saat Seruni menyendok kue tar itu, lalu diarahkan ke mulut Jagat. Jagat bilang, "Itu kebanyakan, Uni. Potongannya terlalu besar. Mulut Ma—" Langsung hap disuap. Seruni tertawa kemudian, sedang Jagat auto penuh mulutnya. Yang lain ikut tertawa. "Jail banget sama suami. Nggak boleh gitu, Sayang. Itu Jagat sampe mencucu bibirnya saking penuhnya disuap bolu sama kamu," petuah pap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD