47 | Kabar Baik dan Buruk

1611 Words

"Aku tahu ini salah, Huma. Tapi ... aku marah. Aku merasa hatiku nggak bakal sembuh kalau aku biarin mereka gitu aja. Ikhlas itu nggak gampang. Coba orang lain yang nggak ada di posisi aku, pasti bakal nilai sebelah mata. Mereka nggak ngerasain gimana sakitnya, Huma." Sierra butuh teman bicara dan itu Humaira. Kembali intens komunikasinya. Setidaknya, Humaira memang murni tidak tahu-menahu soal hubungannya dengan Jagat yang masih terjalin saat lelaki itu menikahi Seruni. "Pasti sakit banget, ya, Ra. Aku ngerti." "Banget." Air mata Sierra saja masih sering tumpah. Coba rasakan ada di posisi Sierra. Bayangkan saat mengalami hal yang seburuk dirinya. Sierra tidak menampik bahwa niatnya untuk merusak rumah tangga orang itu salah, tetapi tidakkah bisa dirinya dimengerti? Karena ini soal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD