Di kamar yang remang-remang Sheila termenung. Dia tidak bisa tidur malam ini karena kepalanya penuh dengan kejadian yang dialaminya dengan Henry beberapa saat lalu. Detak jantungnya yang semakin berpacu dengan cepat saat bertatapan dengan Henry itu membuat Sheila takut, takut jika Henry salah mengartikan detak jantungnya. Semua orang bahkan akan mengalami hal yang sama jika berada di posisi Sheila. Siapa jugakan yang tidak akan malu jika menabrak dan menindih orang setampan Henry. Kimberlly bahkan Sheila yakini akan memiliki reaksi yang lebih berlebihan, gadis itu di minta menjadi partner dansapun sudah memerah apalagi sampai menindih Henry. Mengingat kelucuan Kimberlly waktu pesta itu membuat Sheila tertawa, dia jadi merindukan Kimberlly, sangat malah. Sheila harus bersabar hingga bisa

