"Kenapa kau mengikutiku?" Li Xinyuan membalik perempuan tersebut. "He Hua?" ucap Xinyuan kaget. "Kenapa kau mengikutiku?" Li Xinyuan mengintrograsi He Hua yang berdiri di hadapannya. Tangannya dilipat di depan d**a. Sorot matanya menatap lekat He Hua. "Aku hanya ingin tahu kamu pergi kemana," sahut He Hua jujur, balik menatap mata cokelat Li Xinyuan tanpa rasa takut. Bertambah satu bebanku, batin Li Xinyuan. Maju kena mundur kena ibarat buah simalakama, jika meninggalkan Gadis Manja itu sendirian di sini, takutnya ada orang-orang jahat yang menyakitinya, batin Li Xinyuan. "Karena kamu begitu ingin tahu apa yang akan aku lakukan, sekalian saja." Keduanya berjalan berdampingan di pinggir jalan yang bising dan berisik. Sebenarnya Si Tukang Listrik ingin mencari apa? batin He Hua

