Bab 6

1021 Words

Beberapa kali aku masih menatap ke belakang sebelum masuk ke dalam rumah. Aku ingin memastikan bahwa memang apa yang aku lihat di taman hanya salah lihat saja. Tapi aku memang tak menemukan apa pun, semua bagai hilang dan lenyap begitu saja. Langkahku ku percepat hingga aku telah berada di dalam rumah lagi. Kuhentakkan pantatku untuk duduk di ruang keluarga sambil menunggu adikku kembali dari membeli ketoprak. Kunyalakan televisi dan mencoba memindah-mindah chanel televisi mencari acara yang menarik hati. "Di, kapan kamu keluar dari kamar? Katanya kamu lagi istirahat," kata mama. "Barusan, Ma, Diona bosan di kamar terus," kataku mengelak. Akhirnya aku menemukan sebuah chanel walau tak terlalu seru untuk aku saksikan, tapi setidaknya aku masih biaa sedikit menikmatinya. Aku me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD