PROLOG

797 Words

Mall of America 
Minnesota, USA.

Bolos sekolah untuk berbelanja lagi-lagi mereka bertiga lakukan.

Berbelanja bukan hanya hobi bagi mereka, tetapi kewajiban perhari yang harus mereka lakukan berjam-jam.

Takut karena uang habis?
Cih! Mana mungkin. 'Tidak bisa bergaya sama saja tidak berharta', jadi jika tak bisa bergaya itu sama saja miskin.

Itulah prinsip yang dipegang oleh persahabatan para gadis itu.

"Guys! untuk hari ini aku yang akan membelikan semua pakaian yang kalian pilih. Jangan sungkan-sungkan untuk memilih pakaian yang termahal ya!"
Kata gadis berwajah asia campuran amerika itu sambil tertawa kepada sahabat-sahabat nya.

Ia sangat suka membelikan barang-barang kepada sahabat-sahabatnya.
Tentu saja semakin kau kaya semakin kau akan dihormati dengan sahabat-sahabatmu bukan?

"Oh! Bella la Bella! Inilah alasan aku menyayangimu!"
Gadis yang bernama Angela pun langsung memeluk Bella si Gadis blasteran dan langsung disambut juga oleh pelukan Bella untuk Angela.

"Aaa~ aku juga"
Sahabat satunya lagi yang bernama Barbara juga ikut memeluk Bella dan Angela dengan hangat.

Diantara mereka bertiga, hanya Bella yang berasal dari Indonesia, sedangkan Barbara dan Angela adalah penduduk asli Nevada.

Walaupun sudah diperingatkan untuk membeli barang yang mahal, tentu saja mereka gengsi untuk mengambil barang yang mahal.

Untuk apa ditraktir oleh sahabatmu jika dirimu sendiri kaya?

Benar memang jika mereka bersahabat.
Namun untuk barang branded mereka selalu mencoba saling mendahului.

Setelah memilih barang sedikit mungkin yang mereka inginkan dan semurah mungkin yang ada di store ini, akhirnya Angela dan Barbara menuju kasir serta memanggil Bella juga yang sudah memilih barang-barang yang membuatnya tertarik.

"Kalian hanya mengambil...Sepuluh barang? Seriously? Aku sendirian saja sudah duapuluh pieces,"
Tanya Bella dengan heran kepada kedua sahabatnya.

Tumben sekali sahabat-sahabatnya itu hanya mengambil barang sedikit.

"Ah, iya Bella, entah mengapa aku hari ini hanya ingin jalan-jalan saja tanpa membeli banyak barang."
Alasan Barbara yang juga diikuti dengan Angela.

"Oh begitu, baiklah. Padahal aku sedang sangat senang hari ini."
Jawab Bella dengan tersenyum sumringah.

Tak lama kemudian pelayan kasir memberitahu jumlah harga barang-barang yang dibeli oleh ketiga perempuan itu.
"Totalnya 20 juta dolar, nona."

"Oh astaga, murah sekali!"
Ucap Bella dengan sombong sambil mengambil kartu kreditnya dari dalam tas mahalnya.
Sahabat-sahabat Bella yang berada di belakangnya pun berdecih pelan begitu Bella berkata demikian.

Bagi Bella, 20 juta dolar tidak lah seberapa.
Ayahnya adalah orang yang termasuk dalam barisan lima terkaya di Indonesia.

Bella merupakan anak tunggal dari Adi Santoso Atmaja dan Michella Cartwright.
Jadi, jika harta keluarga Atmaja bukan untuknya, siapa lagi.

Namun langit serasa meruntuhi Bella disaat Pelayan kasir tersebut berkata
"Maaf nona, kartu kredit ini tidak bisa digunakan, layanan nya sudah tidak aktif." 
Malu sekali mendengar perkataan pelayan kasir itu.

Bella rasa-rasanya ingin meledak.
"Kartu ini aktif! Bahkan tadi pagi aku masih memakainya! Coba sekali lagi!"

"Maaf nona, saya sudah mencoba sebanyak tiga kali, dan tetap tidak bisa"

"Itu tidak mungkin! Kalau begitu pakai kartu yang ini saja!"

Setelah beberapa detik mencoba pelayan itu mengatakan lagi hal yang sama.

"Bagaimana mungkin! Coba yang ini,ini atau tidak yang ini!" 
Bella mengeluarkan 10 kartu kredit di dalam dompetnya dengan cepat.

Sedangkan kedua sahabatnya sudah menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum meledek.

Alhasil! Semua kartu kreditnya tidak bisa digunakan!
Bella mengumpat berkali-kali dan marah-marah.

Namun kedua sahabatnya langsung menenangi Bella,
"Sudah Bella, jika memang kau tidak bisa membayarnya biar kami saja, anggap saja kali ini kami yang mentraktirmu"

Dan akhirnya Bella mengalah dan membiarkan sahabatnya yang membayar barang-barang itu.

Bella sangat malu sekali!
Bagaimana bisa ia yang menyuruh sahabat-sahabatnya berbelanja barang mahal, juga ia memilih barang paling banyak dan akhirnya kedua sahabatnya yang membayarnya!

Bella langsung pamit ingin pergi ke bank untuk mengurus kartu kredit dan debitnya dengan kedua sahabat yang mentraktirnya setelah mereka pergi makan siang yang sepanjang memakannya pun Bella terus mengoceh bahwa pelayan kasir tadi itulah yang bodoh, dan menyatakan kartunya baik-baik saja.

Setelah berada di bank dan meminta penjelasan, ternyata memang benar bahwa Kartu-kartunya itu tidak bisa lagi dipakai.

Dikarenakan diblokir oleh orang yang mendaftarkannya yaitu ayahnya sendiri.

Langsung saja ia menelepon ayahnya itu dengan kesal.
Di nada dering ke tiga, ayahnya pun mengangkat panggilan anak kesayangannya.

"Halo sayangnya Ayah!"

"Sayangnya Ayah sayangnya Ayah! Tapi kartu Bella semuanya di blokir. Maksud Ayah apa?!"
Bella mengganti bahasa yang ia gunakan di Amerika menjadi bahasa indonesia.
Dan juga mengganti nada nya yang tadinya ramah menjadi galak.

"Justru karena Ayah sayang, makanya ayah blokir kakak,"
Jawab ayahnya dari sebrang line dengan sabar sekali.
Karena ia tahu, anaknya ini jika dibentak malah semakin memberontak.

"Ya maksudnya apa kayak gitu ke kakak?"

"Kan Ayah sudah bilang ke kakak, stop untuk menghambur-hamburkan uangnya,"

"Ya kan tapi Yah..."

"Tidak usah tapi-tapi an Bella anak Ayah, besok kamu pulang saja Ke Indonesia. Ayah udah pusing kamu sekolah bolos mulu disana, malah Mami kamu juga sibuk sama sosialitanya,"

"Bella ga mau Yah!"

"Terserah Bella, yang jelas tiketnya udah Ayah kirim via internet, semua juga udah di urus sama om kamu yang disana. Jadi Bella tinggal pilih, mau pulang ke Indonesia turutin kata-kata Ayah atau disana dengan uang yang ayah kirim perbulan,"

"Ay..,"
Baru saja Bella akan mengemis pada Ayahnya namun Ayahnya sudah nemutuskan telepon dari sebelah pihak saja.

Tut..tut..tut...

"Aaaaaaaaaa!!!!!!"
Bella teriak dan langsung saja semua orang yang berada di dalam bank menatapnya dengan aneh.

 

quotes
Author's note
notes
Semoga suka yaaaaaaaaa sama Adam dan Bella!!! Love you, guys:)
Free reading for new users
Scan code to download app
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeAdd