Mata Mas Om menyala karena marah ketika gue manggil dia Mas Om.Tapiii...bodo amatlah emang gue pikirin! Dia memang sudah om-om kan. Jadi gue enggak salah disini. Hehehe... Gue memgulurkan tangan untuk memperkenalkan diri setelah mendekati wanita itu Plak!! Bukannya jabatan tangan yang gue dapatkan dari cewek tersebut,tapi tuh cewek malah nampar gue dengan sangat keras sampai wajah gue terlempar le samping. "Kalau jadi pembantu hormat sama majikan,janga songong gitu. Dasar cewek kampungan! Tidak tahu sopan santun.Maaas, dapat wanita kaya gini dimana nih! usir saja dia dari sini.Aku enggak suka melihatnya!" Wanita itu mendorong gue sampai terjaduh. Untung saja b****g gue selamat enggak kena ujung lemari yang ada di belakang gue. Mas Zulfan terbelalak karena gue di tampar. Tapi dia ha

