Air mata Hasna merembes membasahi wajahnya. Hanun sengaja dia susui supaya diam, meskipun ketika mendengar suara Arga, Hasna berusaha menahan putrinya yang ingin melepaskan diri dari tautannya. Hasna tidak siap bertemu Arga, ataupun mendengar semua alasan serta penjelasan yang sebenarnya selama ini sangat dia nantikan. Sebab sekarang semuanya telah berbeda, bagi Hasna yang penting semuanya telah terkuak. Arga pergi dari sana dengan sejuta kecewa. Bersama Darso dia kembali ke bengkel karena hari sudah sore. Beberapa pembeli datang ke warung Hasna, dan Lilis dengan sigap melayani para pembeli itu sebab dia tak ingin mengganggu Hasna. Namun, Hasna tahu diri. Setelah tahu kalau Arga sudah pergi, dia bergegas keluar dari kontrakannya dan membantu Lilis melayani pembeli. "Hasna, kalau kamu m

