Cerai

1306 Words

Pasha terdiam. Dia dilema. Kini otaknya tengah berpikir keras, bagaimana dia akan menyiasati Arga. Sementara Arga tersenyum smirk, dia memperhatikan raut wajah Pasha yang tampak gelisah. Dia sengaja memberi dua pilihan yang berat agar Pasha jera. ‘Kamu pikir kamu bisa memperdayaku? Dasar laki-laki bodoh kamu, Pasha. Cukup sudah semua yang kamu lakukan pada Hasna selama ini. Cukup sudah kamu menyakitinya.’ Arga membatin. 'Aku sadar diri bahwa Hasna masih sangat mencintaimu, oleh sebab itu dia selalu menolakku. Tapi aku yang gak rela kalau dia selalu tersakiti olehmu.’ Arga menatap Pasha sambil terus berbicara di dalam hati. Sementara Pasha masih terlihat gelisah dengan berjuta pikiran. Sungguh, saat ini Pasha sedang dirundung problema yang sangat serius. Pasha mengangkat wajah, dia memba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD