Hasna menatap Arga tak percaya. Semua yang didengarnya sangat di luar dugaan. Arga mengusirnya? Bagaimana bisa semua tragedi ini terjadi dalam waktu singkat. Tak ada tanda-tanda, tak ada aba-aba, tahu-tahu Arga datang mengira Hasna mengkhianatinya dan sekarang mengusirnya. Saking lemasnya, Hasna tak mampu lagi menopang tubuh. Hasna ambruk ke lantai dengan air mata yang bersimbah di wajah. Padahal tadi pagi mereka masih berbicara banyak hal tentang cinta dan pengorbanan, tapi kenapa semuanya berubah hanya karena kesalahpahaman. Hasna menangis, menyaingi Hanun yang sejak tadi belum berhenti menangis. Sementara Richard menatap semua kejadian itu dengan perasaan puas, pekerjaannya berhasil dan dia akan segera menerima bayaran dari Serin. "Hasna, aku pulang." Richard berpamitan, seolah merek

