Deg! Arga sangat terkejut mendengar sang mama yang sudah mengetahui seluk-beluk tentang Hasna. Wajahnya menegang menatap mamanya. “Gak usah kaget. Tadi siang mama langsung menyelidiki tentang seluk-beluk, latar belakang wanita gak tau diri itu!” Aida berkata dengan tegas. “Sekarang mama cuma mau kamu tunangan, lalu nikah sama Serin, dan tinggalin w************n itu!” “Ma, tolong jangan hina Hasna. Dia itu wanita baik-baik, gak kayak yang Mama ucapin!” Arga berkata tak kalah tegas. “Wanita baik-baik macam apa yang kamu maksud, Arga? Kalau emang dia itu wanita baik-baik, gak akan mungkin dia cerai sama suaminya hanya demi lelaki lain!” d**a Aida naik turun. “Dan juga … gak mungkin dia mau kamu sentuh sebelum menikah!” Wajah Arga memerah antara menahan marah dan malu. Sebab, apa yang dik

