39. Baby Girl

1635 Words

Ueeekkk... Suara tangis keras seorang bayi memecah kesunyian rungan serba putih yang tertutup rapat itu bersamaan dengan kedipan lampu merah yang mulai berhenti berlahan. "Alhamdulillah," ucap syukur semua orang yang berada di luar ruang operasi. Bagas mondar-mondir di depan pintu menunggu pintu terbuka namun sudah 15 menit berlalu dari tangisan bayi tersebut belum juga dokter memberinya kabar baik. Bagas berusaha mengusir sekelebat pikiran buruk saat melintas di benaknya. Klek.. Pintu terbuka, seorang suster memanggil Bagas untuk masuk, semua saling berpandangan khawatir terjadi sesuatu pada Nidya atau bayinya. "Bismillah," ucap Bagas menarik nafas dalam-dalam menatap Abimana dan Marni bergantian sebelum masuk mengikuti perawat tersebut masuk ke dalam ruang operasi. Bagas berada d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD