"Ada saatnya nanti, kalian berhenti untuk berusaha memperjuangkanku." ••• "Gue takut kemo." Ucap Rival. Kini di hadapannya sudah ada Fandi yang sibuk mengupas apel. "Katanya kemo sakit. Kalau gue mati pas dikemo, gimana?" "Lebay! Gak akan sampai matilah. Dapet info dari mana?" Tanya Fandi sambil menyerahkan potongan apel pada Rival. "Baca di internet." Fandi membenarkan posisinya. Lalu menyandarkan tubuhnya di kursi. Dia baru saja ditinggal hanya berdua dengan Rival. Aldi dan Reza sedang membeli makan siang. Dan Fandi sudah tahu akan ada drama seperti ini, bila keadaan Rival begini. "Baca di internet yang full, jangan setengah-setengah." Kata Fandi. "Kapan jadwal kemo pertama lo?" "Hemm.. gak tahu. Tunggu kondisi gue baikan katanya. Harus cek ini itu dulu, kalau oke baru bisa lanju

