23 – Sulis

1280 Words

“Katanya sih, ada dokter dokter baru hari ini.” “Oh iya, siapa?” Rindu mengalihkan perhatiannya dari buku tebal di depannya. Dia tidak mendengar bakalan ada dokter baru. “Gatau, kalo gue tahu siapa kan gak dokter baru lagi namanya, Rindu Senja. Gimana sih jadi orang.” Pandu memutar bola mata malas. “Yaelah, moody an banget sih.” “Oh iya, bentar lagi kita sidang. Kalian udah siapin keperluannya gak?” “Gue rencana mau ambil topik di bidang saraf sih. Sesuai sama keahliannya dokter Ragata.” “Kayaknya gue juga. Setelah wisuda, kayaknya gue juga bakalan KOAS di sini deh. Soalnya bu Juliana udah ngasih rekomendasi ke gue.” Miquel sejak tadi hanya menyimak. Dia tidak tertarik untuk ikut ke dalam pembicaraan itu untuk saat ini. Dia menghela nafas untuk ketiga kalinya. Sontak itu menarik per

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD