27 – Kecelakaan

1643 Words

Lagi-lagi hujan. Dan Rindu terjebak di dalam toserba depan rumah sakit bersama Miquel. Keduanya duduk sambil menikmati sebungkus onigiri rasa tuna mayo, ditemani sekotak s**u coklat. Hujannya sangat deras, dan jalanan yang tadi sangat ramai kini sudah sepi. Hanya mobil yang masih lalu lalang. Mereka berdua juga tidak membawa payung. Diam-diam Miquel tersenyum. Dia justru senang bisa terjebak berdua dengan Rindu. Mereka semua sudah mulai sibuk dengan urusan masing-masing. Jarak berkumpul, atau sekedar keluar di malam hari seperti dulu. “Miq, lo kenapa?” Wajah Miquel langsung berubah datar. “Gak papa. Gue cuman ngerasa kalo kita bertiga udah makin sibuk dengan urusan masing-masing. Ternyata benar, semakin dewasa, semakin tidak punya banyak waktu.” Rindu diam. Memperhatikan Miquel yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD