"Kabar baiknya, setelah kalian kuliah nanti Papa udah nyiapin rumah buat kalian berdua," Hening, Mendengar ucapan Papa barusan membuat Kai dan Aska diam. Bukannya senang, keduanya justru terkejut mendengar ucapan Papa yang katanya membawa kabar baik. Jadi maksutnya Rumah baru untuk mereka adalah kabar baik? Tapi, kenapa bagi Kai sia sia? Untuk apa rumah baru kalau Aska akan pergi ke Luar Negri setelah ini? Rumah yang akan ia tempati sendiri? Tidak mungkin. "Buat apa?" tanya Aska datar tanpa basa basi. "Ya, buat kalian tinggal berdua. Setelah lulus SMA," jawab Papa apa adanya. "Kemarin pas Aska minta Apartemen Papa nggak kasih, kenapa malah beliin rumah?" tanya Aska lagi membuat Kai takut dengan nada bicaranya. Papa melihat ke arah Aska dengan tatapan bingung bercampur sedikit rasa

