Bayangkan Saja

1388 Words

Anggara mendekati Keyra dengan lembut, mengecup lembut telinga Keyra, dan sensasi itu membuat Keyra memejamkan matanya. Rasanya aneh, tetapi Keyra merasa sangat senang. Anggara melanjutkan dengan mencium telinga Keyra lagi, dan sensasi yang muncul setelah itu membuat Keyra merasa geli. Namun, tiba-tiba Anggara menindih tubuh Keyra, dan Keyra terkejut sehingga ia melebarkan matanya. Ia hendak bicara, tetapi Anggara dengan lembut membungkam bibir Keyra dengan bibirnya. Keyra meneteskan air mata. Keyra menangis! Dan itu membuat Anggara sangat terkejut. Ia segera menjauhkan wajahnya dan tak lagi menindih tubuh Keyra. Keyra berkata dengan sedikit emosi, "Om, kok gitu sih?" Keyra langsung membelakangi Anggara, dan Anggara meremas kepalanya, merasa bersalah. Lalu, ia berkata, "Maaf, Key, aku...

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD