Chapter 46

1047 Words

*** "Mas Alaska ...." Terbangun dari tidur, Skayara bergumam dengan suara parau. Sudah cukup larut, jarum jam kini berada di angka sebelas malam dan di waktu tersebut, Skayara sudah terlelap cukup lama. "Ada apa ya telepon jam segini?" tanya Skayara, yang kini sudah bersila di kasur. "Apa mau bilang makasih? Malam banget. Daritadi kek harusnya." Meskipun menggerutu, Skayara tetap menjawab panggilan kemudian sambil menguap, dia menyapa, "Halo, Mas, kenapa?" "Kamu udah tidur?" tanya Alaska. "Udah," jawab Skayara. "Karena enggak ada yang harus dijaga, saya tidur setelah kirim masakan ke rumah Mas. Kenapa? Mau komplen makanan yang saya buat?" "Enggak, bukan soal itu." "Terus?" "Kamu kenapa bohongin saya soal Gavin?" tanya Alaska—membuat kedua mata Skayara mendadak segar. Kaget, itulah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD