Chapter 29

977 Words

*** Belum hilang perasaan shock di hati Skayara, usai dicium mendadak oleh Alaska, perempuan itu kembali dibuat kaget setelah tanpa permisi pria itu menariknya pergi dari ruang tengah rumah sang bibi. Dituntun kemudian dipaksa untuk melangkah cepat, Alaska membawanya pergi sejauh mungkin hingga setibanya mereka di mobil yang terparkir di depan gang, perintah untuk masuk didapatkan Skayara. "Ayo masuk." "Kita mau ke mana, Mas?" tanya Skayara dengan raut wajah yang cukup panik. "Masuk aja dulu," ucap Alaska. "Kita mau ke mana habis ini, itu gimana nanti. Yang terpenting kamu jauh dulu dari keluarga kamu yang toxic itu." "Tapi kan—" "Mau emangnyan dijodohin sama juragan grosir yang Bibi kamu bicarain?" "Enggak." "Ya udah masuk." Tidak banyak bicara, akhirnya Skayara manut. Duduk di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD