Chapter LI

1169 Words

Kehadiran Ryo yang tiba-tiba cukup mengagetkan Acha. Kecekatan pria itu dalam mendapatkan informasi memang luar biasa. Padahal Acha yakin kalau peristiwa tadi belum muncul di berita sama sekali. Entah kalau di sosial media. Jika Lina yang memberitahukannya juga cukup mustahil, mengingat bagaimana takutnya Lina pada pria yang disebutnya dengan Titan itu. “Kok duduk di bawah?” tanya Acha sambil menaruh gelasnya. Entah apa yang harus Ryo lakukan pada gadis ini. Dia khawatir setengah mati begitu mendengar Acha terjebak di elevator lebih dari satu jam. Ditambah lagi dia tidak bisa langsung datang karena harus bertemu dengan klien. Sementara Acha sedang duduk santai dengan ekspresi tanpa beban. Dia bersyukur Acha baik-baik saja. Namun dalam hatinya Ryo merasa kesal, karena membiarkan gadis it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD