"Apa kau sudah bilang padanya?" Sea mendongak. Di depannya, sang Kakak Highlander Bailee menatapnya dengan tatapan iba. Dan Sea hanya sanggup menggeleng. "Ini jelas bukan kau Sea. Kau tidak seperti ini." Sea menarik napas panjang dan menghembuskannya lelah. "Cinta menghasilkan banyak hal, Land. Kau sangat tahu itu. Tak hanya bahagia ataupun luka, keberanian dan ketakutan. Cinta juga menghasilkan sebuah keputusan untuk menjadi egois atau...mengalah. Dan kau tahu pilihanku, Land." "Paling tidak dia berhak tahu keputusanmu." Sea menggeleng. "Mencintainya juga membuatku lemah. Keberanianku untuk bicara jujur terkikis habis saat aku bersamanya." "Lalu kau ingin aku bilang apa padanya nanti, Sea?" "Tak perlu bilang apapun, Land. Aku benar-benar ingin melupa." "Kau sudah besar. Apapun

