Malam ini, pekerjaan Harry jauh lebih padat daripada biasanya. Dia menghabiskan waktunya sepanjang siang untuk rapat dengan beberapa pebisnis lainnya. Banyak hal yang bisa Harry dapatkan dengan brainstorming. Inilah yang dia sukai dengan komunitas yang positif. “Ra, lo lagi sibuk ga?” “Lo nanya gue sibuk?” Vira yang sedang menghitung hasil penjualan menatap Harry kesal. “Maksud gue, buat seminggu kedepan. Lo sibuk ga, atau lo mau jalan sama doi lo?” “Gatau deh, jangan bahas Andreas dulu deh. Bete gue, dia lagi tugas di luar kota katanya!” Harry terkekeh, dia menatap semua pelanggannya yang masih berdatangan sejak tadi. Menu baru yang Harry tambahkan ternyata banyak mendapat respon positif. Tekad Harry sudah bulat, dia akan melebarkan sayap bisnisnya. Dia harus membuktikan bahwa dia s

