Sama seperti hari biasanya, Harry banyak menghabiskan waktunya demi bisnisnya yang sekarang sudah banyak menjalin kerjasama. Perekrutan karyawan berjalan lancar, semua berkat orang-orang yang membantunya. Bahkan Vira, gadis itu rela menjadi asisten Harry daripada melanjutkan niatnya yang ingin kembali kuliah. “Lo udah makan, ga?” Harry bertanya, begitu melihat Vira baru tiba di apartemennya. Salah satu keputusan yang sedikit Harry sesali juga. Sekitar 3 hari lalu, dia memang memutuskan untuk tinggal di apartemen alih-alih di cafenya yang dulu. Banyak pertimbangan yang dia lakukan sebelumnya, namun tetap saja Harry masih merasa tidak biasa. Banyak kenangan di tempat tinggal lamanya. Meskipun sebenarnya apartemennya saat ini juga adalah apartemen berbagi. Dia dan Vira tinggal bersama, se

