29 ~ Nothing but You

2452 Words

Mahendra terlihat sangat marah. Pagi-pagi sekali, rumahnya sudah dipenuhi dengan polisi dan wartawan. Para polisi itu membawa Luna dengan paksa ke penjara, dan juga menyeretnya. Sekarang dia dan Luna tengah duduk di dalam ruang investigasi. Namun tanpa ada kamera pengawas, dan hanya ada seorang lelaki yang seusia dengan Mahendra tengah berada di sana. “Anda benar-benar tidak tahu masalah ini, Tuan Mahendra?” Julian—kepala polisi, sosok yang langsung turun tangan begitu mengetahui bahwa sobat lamanya terjerat sebuah kasus, bertanya dengan mengedipkan sebelah matanya. Mahendra menggeleng, mengikuti permainan Julian. “Aku percaya padamu bisa menyelesaikan masalah ini, sobat lama. Kasus sebelumnya juga kau bisa membantuku, kali ini, aku mohon bantuanmu lagi!” “Tapi itu tidak akan mudah, Ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD