Rinaldy POV Aku tidak bisa menutupi rasa senangku saat Nina memilih untuk mengalah. Mungkin kelihatannya, aku adalah lelaki serakah yang tidak tahu malu. Tapi biarkan saja, aku tidak akan melepas Nina untuk kedua kalinya. Aku juga ingin menjelaskan kenapa dulu aku percaya jika Nina selingkuh dariku. Ku tatap lagi beberapa foto yang ada di genggamanku. Foto itu…tidak, lupakan. Frans sendiri mengakui jika tidak ada yang terjadi di antara Nina dan dia. Lalu, untuk apa aku masih harus terjebak dalam pemikiran dangkalku? Bisa saja foto ini adalah sebuah kebohongan. Tapi…mungkinkah yang memberikan foto ini melakukan hal demikian? “Kau sudah datang?” Suara itu membuatku lekas menyimpan foto yang tadi berada di atas meja. Luna—temanku sejak kuliah, sosok yang mungkin sudah aku percaya

