85 ~ Jimbaran Bali

1647 Words

“Mas, yakin nih kita berangkatnya kepisah sama Abi, sama mama? Gak seru banget, aku kan pengen bareng mereka juga. Bukan liburan namanya kalau gak bareng anak mas!” Sudah 5 kali Nina mempertanyakan hal itu sejak mereka duduk di mobil yang akan mengantarkan mereka menuju bandara. Bukannya mau pisah, tapi Anna—mama Rinaldy—saja yang telat. Jadilah mereka pergi lebih dulu. Rinaldy tidak ingin kehilangan tiket business classnya yang sudah di booking jauh-jauh hari. Jika tiket mamanya yang ludes, 1 menit dia bisa mengganti yang baru. Tapi tidak dengan tiket mereka. Sesuatu yang spesial ada di dalam penerbangan mereka hari ini. Rinaldy tidak peduli jika Nina akan marah besar padanya, sampai-sampai Abian dan mama akan telat. “Udah sayang, lagian kita sudah hampir sampai. Lagian mereka kan lag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD