Harry POV “Semua urusan biar aku saja yang handle dulu, tidak usah banyak alasan!” “Bagaimana seseorang sepertimu bisa mengerti urusan pekerjaan? Dasar, pinjamkan saja laptopmu, aku harus mengurus perusahaan. Rinaldy bisa memecatku jika perusahaannya terbengkalai seperti sekarang ini!” “Elsa!” Aku menahan tangan Elsa yang hendak mengambil alih laptop dari tanganku, “jika bukan karena kamu sedang sakit, mana mungkin aku melarangmu. Aku berbuat baik padamu, jadi jangan banyak tingkah deh!” Memangnya, Elsa bisa apa ketika aku melarang? Tidak hanya itu, karena dia sakit, aku sudah menutup cafeku kurang lebih 2 hari. Akhir-akhir ini memang sangat melelahkan, karena selain merawat Elsa yang kini sudah resmi menjadi kekasihku, aku juga harus memperhatikan keadaan Nina dan Abian. Keduanya begi

