Adia dan Arkana bangun dari posisinya dan menghampiri kedua kake dan neneknya itu. Melanie pun sama ikut bangun lalu memeluk papinya. “Ssssttt jangan menangis sayang…” “Melanie harus gimana pah?” Riana membawa kedua cucunya keluar dari dalam kamar Melanie, membiarkan ayah dan anak itu saling berbicara. Riana sengaja malam-malam datang ke rumah Melanie karena ia kasihan pada Melanie di mana anak-anaknya kini marah padanya. Andi mengurai pelukan putrinya, ia menghapus air mata yang berjatuhan di pipi putrinya. “Melanie memang salah karena hubungan dengan Javier. Tapi nggak harus Revano menceraikan Melanie.” “Revano ada di posisi sedang emosi sayang. Dia di sana pasti menyesal telah mengatakan hal seperti itu padamu. "Dengarkan papa baik-baik sayang. Semua orang pasti pernah melaku

