1 jam sebelum Mama Rini telpon Dua sejoli yang di mabuk asmara ini sedang berpelukan mentransfer rindu mereka. Seperti biasa Fahlefi mengambil jatahnya dengan memeluk kekasihnya tercinta ini bukan sekedar pelukan biasa karena tangan dan mulutnya berkerja bersamaan. "Sayang Besok kita akan urus semuanya ya untuk ke Kanada." "Siapa aja yang ikut nanti kita list aja dan kita angkut ke Kanada. "Hah, Emang siapa yang akan ikut Mas jangan aneh-aneh deh biayanya sangat mahal Mas." "Nggak usah khawatir sayang, Calon suamimu ini orangnya kaya raya sampai tujuh keturunan pun tidak akan habis uangnya." "Sombong" "Haha.. kenyataannya emang begitu kan sayang, kamu dan Lea tidak akan kekurangan apapun nanti tenang aja." "Hmm iya-iya percaya deh. Jangan ngomong sama orang begitu, nanti di bikin

